Senin, 18 Juni 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #11-1







Sebelumnya


* * *


Sebelas
Setangkup Belahan Jiwa


Pelan-pelan, Kresna mengeja kembali kehidupannya. Tapi masih terasa ada sedemikian besar ruang kosong dalam jiwanya. Entah semula berisi apa, ia tidak tahu. Sekuat apa pun ia berusaha mengingatnya, semua hal yang ia coba pikirkan itu kembali terpental pada sebuah situasi hampa.

Rabu, 06 Juni 2018

[Bukan Fiksi] Tulis Sendiri Cerita Anda







Membaca adalah hobi saya banget. Dari kecil. Pas TK saya sudah bisa membaca. Masih grothal-grathul tentu saja. Dan itu bukan paksaan. Kan ada teman bermain dan belajar (Majalah Bobo) 😁. Entah dilanggankan Majalah Bobo mulai kapan. Yang jelas ibu saya kalo lagi masak sering saya rusuhi buat bacain Bobo. Itu sebelum saya sekolah. Udah dapet gilirannya terakhir (di-rayah kakak-kakak saya duluan gilirannya), belum bisa baca lagi. Akhirnya bisa juga membaca. Nulis belum bisa. Kayaknya baru TK ada latihan nulis huruf dan angka pakai titik-titik yang dihubungkan (atau saya belajar sendiri dari buku bergambar yang dibelikan Babeh? Saya lupa). Nanti kelas 1 SD belajar lagi baca-tulis. Nggak kayak SD jaman sekarang yang (kadang-kadang) pake ujian calistung dulu sebelum boleh masuk SD.

Back to the topic

Selasa, 05 Juni 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #10-2








Sebelumnya



* * *


Mahesa sudah tak mampu lagi berkata-kata untuk menumpahkan rasa syukurnya. Ia hanya bisa memeluk erat anak laki-lakinya yang sempat beberapa hari tak diketahui nasibnya. Tak malu lagi orang-orang di sekitar melihat air matanya meleleh membasahi pipi. Demikian juga Seta. Baginya, Kresna bukan hanya sekadar saudara kembar, tapi juga sahabat dan penopangnya. Bahkan memiliki juga setengah jiwanya.

Senin, 04 Juni 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #10-1








Sebelumnya



* * *


Sepuluh
Di Bawah Hangatnya
Cahaya Mentari


Sebesar apa pun rasa kehilangan itu, kehidupan yang masih tersisa haruslah tetap berjalan. Lagipula masih tersisa harapan bahwa Kresna akan kembali. Walaupun entah kapan. Sekilas Seta menatap Mahesa di seberang meja. Seorang ayah yang tegar dan kuat. Yang terkadang justru melemparnya kembali pada sepotong penyesalan.

Sabtu, 02 Juni 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #9-3








Sebelumnya



* * *


Dengan kekuatan lebihnya sebagai seorang manusia abadi, Tirto membawa tubuh Kresna masuk ke dalam hutan bambu kuning. Pada sebuah pertigaan tersamar, ia berbelok ke kanan, masuk ke jalan setapak, dan terus menyelinap melalui rapatnya rumpun-rumpun bambu kuning. Janggo mengikuti langkahnya dengan setia.

Jumat, 01 Juni 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #9-2








Sebelumnya



* * *



Wilujeng menciumi sehelai kaus oblong Kresna yang semalaman dipakai pemuda itu. Setelah berpikir sejenak, ia pun menyisihkan kaus itu dari tumpukan baju yang hendak dicucinya.

Mungkin tak akan berguna bagiku, tapi buat Pinasti...

Kamis, 31 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #9-1








Sebelumnya



* * *


Sembilan
Ketika Detik
Terus Merayap


“Nanti malam, waktunya Kresna kembali ke atas.”

Suara halus Paitun itu disambut keheningan. Seketika rasa makanan yang mereka nikmati saat sarapan itu berkurang lezatnya. Kresna tercenung. Wilujeng tertunduk. Pinasti mengheningkan diri.

Rabu, 30 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #8-3








Sebelumnya



* * *


Menjelang sore, Pinasti muncul bersama Janggo. Janggo tampak mengantuk. Ajak raksasa itu segera pulang ke pondok Tirto setelah mengantar Pinasti. Pendar cahaya kembali terbit di mata Kresna begitu melihat kembali Pinasti. Disambutnya perawan sunti cantik itu.

“Bunganya dapat, Pin?” tanyanya tanpa basa-basi.

Selasa, 29 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #8-2








Sebelumnya



* * *


Seta berdiri mematung di ruang tengah begitu kabar itu menggema di telinganya melalui ponsel. Dari ayah Alex. Mengabarkan bahwa Alex sudah diketemukan. Tapi dalam kondisi koma di salah satu rumah sakit di Rimas karena semalam mengalami kecelakaan. Dihelanya napas panjang. Dengan pasrah digelengkannya kepala. Kesedihan diam-diam merayapi hatinya.

Senin, 28 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #8-1











* * *


Delapan
Rangkaian Benang Merah


Pinasti tersenyum samar ketika melihat Kresna makan dengan lahap hasil masakannya. Nasi merah hangat berlaukkan ikan goreng dan tumis pakis yang diberinya tambahan sedikit bunga krisan. Tampaknya, Kresna merasakan tatapan Pinasti. Pemuda itu mengangkat wajah dan tatapan keduanya bertemu. Hanya sedetik, karena Pinasti buru-buru menunduk, kembali menatap piringnya. Paitun dan Wilujeng yang memergoki kejadian itu saling bertukar tatapan penuh arti, disertai senyum lebar.

Minggu, 27 Mei 2018

[Bukan Fiksi] Dari WAG ke Blog (Sebuah Catatan di Balik Layar)






Hampir selalu ada kisah di balik layar cerita-cerita fiksi yang saya tulis. Salah satunya ya di cerbung yang saat ini sedang tayang, "Perawan Sunti dari Bawono Kinayung".

Seperti yang sudah pernah saya singgung sedikit, sebetulnya setelah "Jarik Truntum Garuda" kemarin saya mau nerusin 'jembatan' antara "Rinai Renjana Ungu" dan "Lift". Entah tahun berapa saya nulis kedua judul itu. Pokoknya sudah lama juga sih. Tapi masih ada celah buat menguliknya kembali.
    

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #7-3








Sebelumnya



* * *


Mereka datang terlambat. Alex sudah tidak berada di rumah ketika rombongan Seta sampai di Gondang. Pada awalnya Seta dan Mahesa tak mau menjelaskan alasan mereka datang mencari Alex, tapi kedua orang tua Alex mendesak. Wajah ibu Alex berubah pias setelah Seta dan Mahesa bergantian menyelesaikan penuturan mereka, sedangkan wajah ayah Alex jadi merah padam menahan marah.

Sabtu, 26 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #7-2








Sebelumnya



* * *


Tangis Wilujeng tumpah di atas sebuah makam kecil di belakang pondok pasangan Sentono dan Winah. Diam-diam Kresna mengusap air matanya sambil ikut bersimpuh di sebelah Wilujeng. Makam kecil itu tak bernama, tapi masih terawat dengan sangat baik. Sementara itu Pinasti berdiri agak di belakang bersama Suket Teki. Sedangkan Paitun menunggu di pondok Sentono dan Winah.
  

Jumat, 25 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #7-1










* * *


Tujuh
Dinding Runtuh


Seta menghentikan motornya di bawah sebuah pohon yang rimbun, di dekat sebuah rumah besar berlantai dua. Sejenak ia mengatur napas dan menyurutkan kemarahan. Hal yang akan diurusnya kali ini adalah hal yang sangat besar. Selain itu, ia sekalian menunggu kedatangan Yopie dan Aksan. Beberapa saat setelah ia tadi meninggalkan rumah, ia sempat menghubungi Yopie. Kebetulan Aksan sedang ada di rumah Yopie. Setelah mendengar penuturannya, tanpa berpanjang kata lagi, Yopie dan Aksan pun langsung berangkat ke tempat itu.

Kamis, 24 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #6-4










* * *


Mahesa duduk diam menghadap sebuah meja bundar berbahan besi tempa bercat putih di halaman belakang rumah. Membiarkan cahaya matahari menghangatkan seluruh tubuh dan hatinya. Seperangkat meja dan kursi itu adalah saksi kebahagiaan mereka berempat bertahun-tahun lalu.

Rabu, 23 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #6-3











* * *


Wilujeng menatap air danau dengan pandangan kosong. Apa yang tadi didengarnya dari Paitun benar-benar mengguncangkan dunianya.

Tiga belas tahun, Gusti... Tiga belas tahun...

Selasa, 22 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #6-2








Sebelumnya



* * *


Sedikit demi sedikit, ia mulai memahami apa yang sedang mengguncang hatinya beberapa hari belakangan ini. Sejak ia melihat sosok Kresna untuk pertama kalinya.

Perasaan ini...

Senin, 21 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #6-1








Sebelumnya



* * *


Enam
Perawan Sunti
dari Bawono Kinayung


Kresna merasa badannya segar sekali seusai mandi pagi ini. Ketika ia masuk melalui dapur, hanya dijumpainya Paitun di sana. Sedang menyiangi dedaunan untuk dimasak nanti.

“Ni?” sapanya halus. “Sendirian?”

Minggu, 20 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #5-2









Sebelumnya



* * *


Tiba-tiba saja Samadi terjaga karena rasa haus menyerang kerongkongannya. Ia melirik ke kiri. Tina masih terlelap dengan wajah damai. Pelan-pelan, ia beringsut turun dari ranjang dan keluar dari kamar.

Sabtu, 19 Mei 2018

[Cerbung] Perawan Sunti dari Bawono Kinayung #5-1











* * *


Lima
Mimpi-Mimpi


“Liburan yang sangat menyenangkan!”

Mahesa tersenyum lebar mendengar suara dari arah belakangnya itu. Tanpa menoleh pun, ia bisa melihat dengan mata hatinya, bahwa wajah Wilujeng pastilah penuh dengan seri seperti biasanya. Bahkan mungkin lebih. Tapi ia memilih untuk tak menjawab. Konsentrasinya harus disetel maksimum agar mereka bisa melewati kelokan-kelokan tajam di sepanjang punggung Pegunungan Pedut.