Senin, 29 Juli 2024

[Cerbung] Guci di Ujung Pelangi #8









* * * * *


๐——๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป
๐™Ž๐™š๐™ก๐™ž๐™ฃ๐™ฉ๐™–๐™จ ๐™Ž๐™š๐™ฃ๐™ฎ๐™ช๐™ข ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™๐™–๐™ฌ๐™–



Pelan-pelan Salim menghentikan mobil Bara di belakang sebuah SUV putih. Lampu lalu lintas di perempatan dekat GOR itu sedang menyala merah. Bara yang tadinya sibuk dengan iPad-nya, kini mengangkat wajah. Dilabuhkannya tatapan ke luar jendela. Sore begitu kelabu dengan awan gelap bergulung-gulung di angkasa. Ia mendesah.

Kamis, 25 Juli 2024

[Cerbung] Guci di Ujung Pelangi #7

 








* * * * *



๐—ง๐˜‚๐—ท๐˜‚๐—ต

๐™†๐™š๐™ฅ๐™ž๐™ฃ๐™œ-๐™ ๐™š๐™ฅ๐™ž๐™ฃ๐™œ ๐™‹๐™ช๐™ฏ๐™ฏ๐™ก๐™š



Seharusnya mentari sudah muncul Senin pagi ini. Namun, langit di atas sana tampak pekat berselimut awan kelabu. Bergulung-gulung, seakan siap menumpahkan tangisnya.


Senin, 22 Juli 2024

[Cerbung] Guci di Ujung Pelangi #6

 






Episode sebelumnya



* * * * *



๐—˜๐—ป๐—ฎ๐—บ

๐™‚๐™š๐™ฉ๐™–๐™ง ๐™๐™–๐™จ๐™–



"Spadaaa!"


Alih-alih memencet bel, Bara berseru sambil membuka pintu pagar rumah Lily yang tak terkunci. Bersamaan dengan itu, pintu depan terbuka dan kepala Lily menyembul.


Kamis, 18 Juli 2024

[Cerbung] Guci di Ujung Pelangi #5-2

 






Episode sebelumnya


* * *



๐™๐™š๐™ง๐™ ๐™ž๐™ง๐™ž๐™ข - 2


Sambil berjalan menyusuri salah satu koridor RSGH, Erid membuka ponselnya. Ada beberapa email yang menunggu untuk dilihat dan dijawab, juga beberapa notifikasi pesan. Terbanyak berasal dari WAG gosip dan lawak tenaga medis rumah sakit yang nada deringnya sengaja ia sunyikan. Ada juga puluhan pesan dari WAG lain. WAG SD, SMP, SMA, kuliah, dan lainnya. Ia memutuskan untuk membukanya nanti saja kalau sudah benar-benar senggang dan butuh hiburan. Kemudian ada WA pula dari adiknya. Dan, terakhir ada pesan dari sederet nomor yang ia tak tahu siapa pemiliknya. Karena penasaran, ia membuka pesan WA itu yang disertai beberapa foto itu.


Senin, 15 Juli 2024

[Cerbung] Guci di Ujung Pelangi #5-1

 






Episode sebelumnya



* * * * *



๐—Ÿ๐—ถ๐—บ๐—ฎ

๐™๐™š๐™ง๐™ ๐™ž๐™ง๐™ž๐™ข - 1



Hari masih gelap ketika bel rumah Lily berbunyi. Enik menyibak sedikit gorden jendela dapur yang langsung menghadap ke ๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ต. Ada seseorang yang berdiri di luar pagar yang pintunya masih tergembok. Tidak begitu jelas, karena cahaya lampu yang berada di langit-langit ๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ต tak mampu menjangkau hingga pintu pagar. Yang terlihat, sosok itu memegang payung yang terbuka lebar. Derai hujan masih awet dari semalam.


Kamis, 11 Juli 2024

[Cerbung] Guci di Ujung Pelangi #4 - 2






Episode sebelumnya


* * * 


Cincin Itu .... - 2


Keheningan menjelang malam seperti ini adalah suasana yang sangat didambakan Lily. Titik-titik air dari langit mulai jatuh di luar sana. Mengantarkan kesejukan yang menerobos pintu ruang makan yang terbuka ke arah teras belakang.


Senin, 08 Juli 2024

[Cerbung] Guci di Ujung Pelangi #4 - 1

 




Episode sebelumnya



* * * * *



Empat

Cincin Itu .... - 1



Senja sudah mulai remang-remang ketika Adrian mengantarkan formulir pendaftaran komunitas ke rumah Erid. Tak lama, ia segera berpamitan.


Kamis, 04 Juli 2024

[Cerbung] Guci di Ujung Pelangi #3-2





Episode sebelumnya



* * *



KPN Griperga,

Pertemuan Ketiga - 2



'๐˜‹๐˜ช๐˜ข ... ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ค๐˜ถ.'


Erid agak kesulitan menemukan kata yang pas untuk menggambarkan gadis muda yang diperkirakannya berusia awal dua puluhan itu.


Senin, 01 Juli 2024

[Cerbung] Guci di Ujung Pelangi #3 - 1

 




Episode sebelumnya


* * * * *



Tiga

KPN Griperga,
Pertemuan Ketiga - 1


Hari Minggu yang cerah. Lily mendongak sebentar sembari menutup pagar rumah mungil minimalisnya. Menatap langit biru yang mulai terang menaungi. Di ufuk timur, matahari mengintip malu-malu.