Satu
Jakarta again...
Kuhirup dalam-dalam udara Jakarta. Hm... Walaupun sedikit menyesakkan dada, tak apalah. Harus tak apa-apa. Karena sampai kapan pun, rasa-rasanya udara Jakarta tidaklah akan pernah sesegar udara Ubud yang baru saja kutinggalkan. Dan kini, di sinilah terminal terakhirku.
Jakarta...














